Mojokerto – Muhammadiyah Islamic Boarding School (MIBS) Manarul Ilmi Kepohbaru, Bojonegoro mengawali tahun ajaran 2026/2027 dengan menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dipadukan dengan Tadabur Alam di kawasan Hutan Veenuz Trawas, Mojokerto, pada 16–17 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar MIBS dalam membentuk karakter santri baru melalui pengalaman belajar di alam terbuka yang sarat dengan nilai keislaman, kepemimpinan, dan kebersamaan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Mudir Pondok Pesantren MIBS Manarul Ilmi, Ustadz Heri Kurniawan, S.Sos., M.Sos. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa proses pendidikan di MIBS tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak mulia.
“MPLS bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah dan pondok, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun pribadi santri yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat ukhuwah Islamiyah. Alam menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus membentuk jiwa kepemimpinan,” ujar Heri Kurniawan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala SMK Muhammadiyah 3 Kepohbaru, Endang Ratnasari, S.P., dan Kepala SMA Muhammadiyah 7 Kepohbaru, Wardanik, S.Pd. Kehadiran keduanya menunjukkan sinergi antar Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Kepohbaru dalam mendukung lahirnya generasi muda Muhammadiyah yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berakhlak mulia, serta siap menghadapi perkembangan zaman.

Selama dua hari pelaksanaan, para santri mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengembangkan karakter, keterampilan, dan kekompakan. Salah satu kegiatan utama adalah praktik mendirikan tenda secara berkelompok. Dalam kegiatan tersebut, setiap peserta dilatih untuk bekerja sama, membagi tugas, saling membantu, serta menyelesaikan tantangan secara kolektif. Aktivitas ini menjadi sarana menanamkan nilai gotong royong, tanggung jawab, dan kepemimpinan sejak dini.
Selain itu, suasana keakraban semakin terasa melalui berbagai fun game edukatif. Permainan tebak kata mengasah kemampuan komunikasi dan kreativitas, sedangkan sambung surat serta sambung ayat Al-Qur’an menjadi media yang menyenangkan untuk memperkuat hafalan dan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an. Gelak tawa dan semangat para peserta mewarnai setiap rangkaian kegiatan tanpa mengurangi nilai-nilai pendidikan yang ingin ditanamkan.
Kegiatan Tadabur Alam menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta untuk mengenal lebih dekat kebesaran ciptaan Allah SWT. Keindahan alam pegunungan Trawas yang sejuk dan dikelilingi pepohonan dimanfaatkan sebagai ruang belajar yang mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan rasa syukur, serta memperkuat keimanan. Melalui pendekatan ini, santri diharapkan memiliki kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari amanah yang diberikan Allah kepada manusia.
MPLS dan Tadabur Alam ini merupakan salah satu program unggulan MIBS Manarul Ilmi Kepohbaru dalam menyambut santri baru. Melalui perpaduan pendidikan karakter, pembiasaan ibadah, pembelajaran berbasis pengalaman, dan penguatan ukhuwah Islamiyah, MIBS berkomitmen menghadirkan pendidikan Islam yang holistik dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Sejalan dengan visi lembaga untuk melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing, MIBS Manarul Ilmi Kepohbaru terus mengembangkan berbagai program yang mengintegrasikan pendidikan pesantren dengan penguasaan teknologi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui tagline “Pinter Ngaji, Jago IT”, sebagai identitas sekaligus semangat dalam mencetak generasi Islam yang siap menjadi pemimpin masa depan.
Penulis Endang Ratnasari
